Monday, 6 October 2014

Pengertian Optical Disk dan Jenis-jenisnya

Pengertian Optical Disk - Optical Disk adalah media penyimpanan data elektronik yang dapat ditulis dan dibaca dengan menggunakan sinar laser bertenaga rendah. Optical disk pertama kali ditemukan pada tahun 1958. Kemudian teknologi ini dipatenkan beberapa tahun kemudian. Perkembangan berikutnya, ditemukan teknologi optical media untuk data video dalm laser disc yang dikeluarkan oleh philips, pada tahun 1978.Berlanjut setelah itu, audio compact disc (CD) dikeluarkan sony pada tahun 1983.
Optic Disk memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a.  Menggunakan laser untuk menulis dan membaca data.
b. Dapat digunakan untuk menyimpan data yang volumenya sangat besar.
c.  Dapat membaca lebih cepat

Jenis-jenis Optical Disk

Jenis-jenis Optical Disk - Ada beberapa Jenis Optical disk saat ini, dimulai dari CD, DVD, Blu Ray, hingga saat ini ada yang terbaru dari optical disk yaitu FM DISK. Berikut penjelasan jenis-jenis Optical Disk.
1.         CD (Compact Disc atau Laser Optic Disc)

CD merupakan jenis piringan optic yang pertama kali muncul. Pembacaan dan penulisan data pada piringan melalui laser. CD berbentuk lingkaran dengan diameter 120 mm serta memiliki libang ditengahnya yang berdiameter 15 mm. kapasitas penyimpanan CD dapat mencapai 870 Mb yang dapat
menyimpan data hingga 99 menit.
Contohnya :
·       CD-Rom (Compact Disk read only memory) adalah jenis piringan optic yang mempunyai sifat hanya bisa dibaca. Kapasitas sebuah CD Rom yang berukuran 4,72 inch dapat menampung hingga 640 Mb atau kira-kira 300.000 halamat text.
·        CD-R (CD Recordable) merupakan jenis CD yang dapat menyimpan data seperti halnya disket, namun isinya tidak dapat diubah lagi.
·       CD-RW (CD Writetable) merupakan jenis CD yang dapat menyimpan data namun isinya dapat dihapus dan dapat diganti dengan data yang baru.
2.         DVD (Digital Video Disc / Digital Versatile Disc)
DVD adalah merupakan pengembangan dari CD. DVD memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dari pada CD biasa, yaitu sekitar 4,7 – 17 GB. Kemampuan DVD dapat dilihat dari jenisnya, yaitu :
·       Single-side, single layer kapasitas 4,7 GB
·       Double-side, single layer kapasitas 8,5 GB
·       Single-sided, double layer kapasitas 9,4 GB
·       Double-sided, double layer kapasitas 17 GB
3.         Blu Ray
Teknologi Blu-ray adalah merupakan format disc optic, yang merupakan perkembangan dari CD dan DVD. Keunggulan dari blu-ray yaitu pada kapasitas lapisan-sided Blu-ray disc, dimana lebih besar 35 kali dari CD dan lebih besar lima kali dari DVD. Kapasitas Blu-Ray disc dual layer memiliki kemampuan menyimpan data sampai dengan 50 Gb per keping.
Selain itu, spesifikasi Blu-ray dalam kecepatan membaca tiga kali lipat lebih cepat dibandingkan DVD. Ini mengarah ke video kualitas tinggi dan audio jernih, Khusus yang penting dalam applikasi HDTV.

Teknologi Multi-layering telah disesuaikan dengan kemampuan double Blu-ray disc dalam aplikasi standar, dan ada versi eksperimental ditampilkan sampai dengan sepuluh kali lipat peningkatan dalam ruang penyimpanan. Manfaat tambahan Blu-ray player melalui pemutar DVD termasuk Internet konektivitas untuk men-download subtitles dan update fitur built-in Java virtual machine.

Blu-ray disc menggunakan ultra-short dengan panjang gelombang laser 405 nanometer, dimana lebih kecil dari pada DVD yang mencapai 650 nanometer. Dengan begitu, maka bisa menyorot objek dengan presisi lebih tinggi. Hasilnya, data bisa diikat dengan lebih ketat dan disimpan di ruang yang lebih kecil. Inilah yang membuat BD mampu menyimpan lebih banyak data meskipun ukuran disknya sama dengan CD atau DVD.
Blu-ray disc juga memiliki lapisan permukaan yang lebih tipis hanya 0,1mm dibandingkan HD-DVD yang tebalnya 0,6mm. Dengan begitu, laser bisa menembakkan data dengan lebih fokus. Untuk read atau write, kecepatan minimal Blu-ray adalah 1x atau sekitar 36Mbps, jauh dari DVD yang kecepatannya hanya 10Mbps. Dan kabarnya, kecepatan tersebut masih akan digeber hingga 8x atau 288Mbps.
4.         Fluorescent Multilayer DISK(FM DISK)

Fluorescent Multilayer Disc (FM Disc) adalah jenis optical disk yang mampu menampung sampai 140 GB data sekaligus, dengan kecepatan baca data sampai 1 GB per detik.
FM Disc berbeda dengan kepingan yang beredar saat ini. Warnanya tidak keperakan atau keemasan, melainkan bening seperti sebuah plastik transparan biasa.

·         Multilayer
Salah satu keistimewaan adalah banyaknya layer yang ada dalam setiap kepingan. Masing-masing kepingan memang memiliki lebih dari satu layer atau lapisan. Bahkan lebih dari 10 lapisan sekaligus. Tepatnya adalah 12 lapisan pada FM Disc yang dikembangkan pada tahap awal.
·         Aplikasi
Banyak sekali aplikasi yang spat menggunakan teknologi ini. Pertama untuk menyimpan data hiburan seperti Game, Musik, Film dan tentunya untuk menyimpan data keperjaan. 1 keping FM Disc bisa menmapung lebih dari 10 film DVD.
Sebagai ruang Back-up, sangat cocok karena kapasitasnya yang sangat besar. Dengan FM Disc kekhawatiran rusak-nya media back-up dapat diminalisasi walaupun tergores lapisan luarnya.
·         Jenis FMD
Ada tiga jenis FM teknologi yang telah selesai dikembangkan:
1. FM Disc ROM
Ini adalah jenis pertama yang akan = diperkenalkan. FM Disc ROM nantinya akan banyak digunakan untuk kepentingan produksi, baik film maupun pernati lunak. Dengan kapasitas yang besar kualitas film dapat lebih baik. Karena ini berarti film akan mengalami lebih sedikit proses kompesi. Sama halnya dengan audio.
Sedangkan untuk peranti lunak, kehadirannya akan sangat berpengaruh khussnya untuk peranti lunak seperti game dan peranti lunak pendidikan yang umumnya membuat banyak informasi.
2. FM Disc WORM (Write Once Read Many)
FM Disc WORM disebut juga Rewritable FM Disc adalah kepingan yang dapat diisi sendiri. Kepingan inilah yang nantinya dipergunakan sebagai media back-up.
Cara penulisannya hampir sama dengan menulis pada rewritable CD, hanya saja ada sedikit perbedaan pada penambahan material fluorescent. Ada dua metode penulisan yang digunakan masing-masing terletak pada perbedaan penambahan element fluorescent-nya.
Denga metode pertama atau yang dikenal dengan metode thermal, material fluorescent diaplikasikan dari awal. Sedangkan pada metode kedua yang chemical, material fluorescent diaplikasin pada tahap lanjut.
3. FM Card atau Clear Card
FM Card sebenarnya adalah sebuah FM Disc yang dilapisi bagian luar berbentuk kartu kecil. Kepingan yang ada didalam Clear Card adalah kepingan dengan diameter 50 mm, atau 5 cm. Model pertama yang dikembangkan adalah dengan 20 lapisan data – 10 GB data serta memiliki densitas recording sebesar 400 Mbytes/cm2.
Sekian artikel tentang pengertian optical disk dan jenis-jenis optical disk. Semoga bermanfaat. :)

0 comments:

Pegertian Dan Macam Macam Harddisk


Harddisk adalah media penyimpan yang didesain agar bisa dipakai menyimpan data didalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak mungkin ada didalam disket serta memerlukan media penyimpan berkas yang besar contohnya database satu lembaga. Bukan sekedar itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk apabila dibanding dengan disket biasa, amat jauh. Hal ini karena harddisk memiliki mekanisme yang tidak sama serta teknologi bahan yang sudah pasti tambah baik daripada disket biasa. Apabila tanpa harddisk, bisa dibayangkan begitu banyak yang perlu disiapkan untuk menyimpan data kepegawaian satu lembaga atau menyimpan program aplikasi. Hal ini sudah pasti tidak efektif. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang amat lambat apabila memakai media penyimpanan disket konvensional tersebut.
Hard disk terdiri atas tiga sisi utama, yakni piringan magnetik, sisi mekanis, dan head untuk membaca data. Piringan tersebut dipakai untuk menaruh data, namun sisi mekanis bertugas memutar piringan tersebut. type hard disk berbagai macam, bergantung pada kelompok yang dipakai. Contohnya, menurut type interface-nya, tingkat kecepatan transfer data, dan kapasitas penyimpanan data.

Type interface yang ada pada hard disk berbagai macam, yakni ata ( ide, eide ), serial ata ( sata ), scsi (small computer system interface), sas, ieee 1394, usb, serta fibre channel. Type interface menentukan tingkat data rate atau kecepatan transfer data. Contohnya, hard disk scsi mempunyai kecepatan transfer ± 5 mhz, berarti dapat melakuan transfer data sampai 5 mb per detik.
Diantara sekian banyak type interface, cuma tiga type hard disk yang kerap dipakai, yakni ide, sata, serta scsi. Hard disk scsi umumnya banyak dipakai pada server, workstation, serta komputer apple macintosh mulai pertengahan th. 1990-an sampai saat ini. Namun hard disk yang banyak dipakai pada komputer personal ( pc ) yaitu type sata. Di bawah ini dapat saya terangkan dengan lebih detil jenis-jenis harddisk :

HARDDISK ATA
At attachment ( ata ) yaitu antarmuka standar untuk menghu¬bungkan peranti penyimpanan layaknya hard disk, drive cd-rom, atau dvd-rom di komputer.
Ata singkatan dari advance technology attachment. Standar ata dikelola oleh komite yang bernama x3/incits t13. ata juga mempunyai sebagian nama lain, layaknya ide serta atapi. Dikarenakan diperkenalkannya versi teranyar dari ata yang bernama serial ata, versi ata ini lantas dinamai parallel ata ( pata ) untuk membedakannya dengan versi serial ata yang baru.
Parallel ata hanya memungkinkan panjang kabel optimal hanya 18 inchi ( 46 cm ) meskipun banyak juga product yang ada di pasaran yang mempunyai panjang sampai 36 inchi ( 91 cm ). Dikarenakan jaraknya pendek, pata hanya dipakai didalam komputer saja. Pata amat murah serta lazim didapati di komputer. Nama standar ini awalannya yaitu pc/at attachment. Fitur utamanya yaitu dapat mengakomodasi koneksi segera ke isa bus 16-bit hingga dinamai at bus. Nama ini lantas disingkat menjadi at attachment untuk menangani masalah hak cipta.

HARDDISK SATA
Sata yaitu pengembangan dari ata. Sata didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menukar ata dengan keseluruhan. Adapter dari serial ata dapat mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibanding dengan ata sederhana.

Antarmuka sata generasi pertama dikenal dengan nama sata/150 atau kerap juga dikatakan sebagai sata . Sata berkomunikasi dengan kecepatan , 5 gb/s. kecepatan transfer uncoded-nya yaitu , 2 gb/s. sata/150 mempunyai kecepatan yang nyaris sama juga dengan pata/133, tetapi versi teranyar sata mempunyai banyak kelebihan ( contohnya native command queuing ) yang menyebabkannya mempunyai kecepatan lebih serta kekuatan untuk melakukan bekerja di lingkungan multitask.
Di awal periode sata/150, beberapa pembuat adapter serta drive menggunakan bridge chip untuk mengonversi design yang ada dengan antarmuka pata. Peranti bridge mempunyai konektor sata serta mempunyai sebagian konektor daya. Dengan perlahan-lahan, product bridge mengakomodasi native sata. Sekarang ini kecepatan sata yaitu 3gb/s serta beberapa pakar saat ini tengah mendesain teknologi untuk sata 6gb/s.
Sebagian fitur sata yaitu :
  • sata memakai line 4 tanda yang sangat mungkin kabel yang lebih ringkas serta murah dibanding dengan pata.
  • sata mengakomodasi fitur baru layaknya hot-swapping serta native command queuing.
  • drive sata dapat ditancapkan ke kontroler serial attached scsi ( sas ) hingga dapat berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama layaknya disk asli sas, tetapi disk sas tidak dapat ditancapkan ke kontroler sata.
Kabel power serta kabel sata alami pergantian yang cukup penting dibanding kabel parallel ata. Kabel data sata memakai 7 konduktor dimana 4 diantaranya yaitu line aktif untuk data. Oleh dikarenakan memiliki bentuk lebih kecil, kabel sata lebih gampang dipakai di ruangan yang lebih sempit serta lebih efektif untuk pendinginan.

SCSI
Scsi ( small computer system interface ) dibaca “skasi” yaitu standar yang dibuat untuk kepentingan transfer data pada komputer serta periferal yang lain. Standar scsi mendeskripsikan perintah-perintah, protokol serta antarmuka elektrik serta optik yang dibutuhkan. Scsi tawarkan kecepatan transfer data yang sangat tinggi diantara standar yang lain.
Pemakaian scsi sangat banyak ada di hard disk serta tape drive. Tetapi, scsi juga ada pada scanner, printer, serta peranti optik ( dvd, cd, serta yang lain ). Standar scsi digolongkan sebagai standar yang device independent hingga dengan teoritis scsi dapat diterapkan di seluruh jenis hardware.

Menurut tingkat kecepatan putarannya, hard disk type IDE mempunyai kecepatan putaran 5. 400 rpm serta 7. 200 rpm. Namun hard disk scsi dapat berputar pada 10. 000 s. d. 12. 000 rpm.
Tingkat kecepatan putaran piringan hard disk diukur didalam satuan rpm ( rotation per minute/putaran per menit ). Makin cepat putaran hard disk, maka jumlah data yang bisa dibaca oleh head makin banyak. Demikian juga sebaliknya.
Sebagian merk hard disk yang banyak dipakai, diantaranya western digital ( wdc ), quantum, seagate, maxtor, samsung, ibm, toshiba, serta hitachi.

SUMBER (http://vianetbondowoso.blogspot.com)

0 comments:

Wednesday, 1 October 2014

3rd [Album] AKB48 - Koko ni Ita Koto (ここにいたこと)

3rd [Album] AKB48 - Koko ni Ita Koto (ここにいたこと)



Daftar lagu :

1. "Shōjotachi yo" (少女たちよ "Gadis-gadis")
2. "Overtake"
3. "Boku ni Dekiru Koto" (僕にできること "Hal-hal yang Dapat Kulakukan")
4. "Ren'ai Circus" (恋愛サーカス "Sirkus Cinta")
5. "Kaze no Yukue" (風の行方 "Arah Angin Berhembus")
6. "Wagamama Collection" (わがままコレクション "Koleksi Kepentingan Diri Sendiri")
7. "Ningyo no Vacances" (人魚のバカンス "Pakansi Putri Duyung")
8. "Kimi to Boku no Kankei" (君と僕の関係 "Hubunganku dengan Kamu")
9. "Iikagen no Susume" (イイカゲンのススメ "Dorongan untuk Tidak Bertanggung Jawab")
10. "High School Days"
11. "Team B Oshi" (チームB推し)
12. "Chance no Junban"
13. "Beginner"
14. "Ponytail to Shushu"
15. "Heavy Rotation"
16. "Koko ni Ita Koto" (ここにいたこと "Ketika Berada di Sini")



#Acchan       

(id-wota48.blogspot.com)

0 comments: